Contoh Prosedur Audit Operasional Rumah Sakit

  1. Menetapkan scope pemeriksaan audit sesuai dengan audit program yang telah dibuat oleh KU Internal Audit.
  2. KU Internal Audit menyampaikan pemberitahuan 1 minggu sebelumnya ke unit yang akan dilakukan audit (auditee).
  3. Internal Audit melakukan pertemuan awal dengan pihak auditee dalam bentuk opening meeting atau pertemuan lainnya.
  4. KU dan staff Internal Audit melaksanakan program audit.
  5. Auditee menjawab pertanyaan dan menyiapkan dokumen.
  6. Staff internal audit membuat kertas kerja pemeriksaan berdasarkan hasil pemeriksaan sebagai bukti bahwa unit telah dilakukan pemeriksaan dan dilampirkan copy dokumen terkait.
  7. Staff internal audit membuat draft report hasil pemeriksaan untuk selanjutnya diserahkan kepada KU internal audit untuk dilakukan review.
  8. KU internal audit melakukan verifikasi ke unit auditee berkenaan dengan draft report hasil pemeriksaan audit dalam bentuk closing meeting atau pertemuan lainnya
  9. Draft report yang telah diverifikasi dibuatkan final report.
  10. Final report yang merupakan hasil akhir pemeriksaan selanjutnya dilaporkan kepada konsultan manajemen dan direktur eksekutif.
  11. Final report kemudian dilakukan klarifikasi oleh direktur eksekutif, konsultan manajemen kepada auditee di depan internal audit.
  12. Berdasarkan hasil klarifikasi, auditte merencanakan tindakan korektif yang dituangkan kedalam final report oleh unit auditee.
  13. Berdasarkan tindakan korektif yang dibuat auditte, pihak internal audit melakukan verifikasi terhadap rencana tindakan korektif tersebut.
  14. Berdasarkan hasil verifikasi oleh internal audit, jika dinyatakan selesai maka kasus ditutup dan dokumen di file.
Kategori: 

Add new comment

CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
5 + 3 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.