Pagi itu, dr. Sinta dikejutkan oleh kepanikan di ICU RS X. Pasien di Bed 5 mengalami henti jantung setelah diberikan obat yang seharusnya untuk Bed 6. Tim medis berjuang, tetapi nyawa pasien tak terselamatkan. Audit insiden mengungkap akar masalah: prosedur identifikasi diabaikan.
Perawat Ayu, terburu-buru, tidak memverifikasi gelang pasien. Ini bukan sekadar kesalahan individu, tapi kegagalan sistem. RS X segera menerapkan sistem barcode dan aturan two-person verification dalam pemberian obat. Keselamatan pasien adalah prioritas. Satu kesalahan bisa berakibat fatal, dan pencegahan adalah kunci.