Rumah sakit, terutama rumah sakit besar dan rumah sakit pendidikan, memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pusat pelatihan. Mereka memiliki tenaga ahli, kasus klinis yang beragam, serta fasilitas praktik yang nyata. Sayangnya, potensi ini sering belum dimanfaatkan secara optimal.
Kebutuhan internal yang besar
Setiap rumah sakit wajib menjaga kompetensi stafnya, mulai dari bantuan hidup dasar, pencegahan dan pengendalian infeksi, keselamatan pasien, hingga pelatihan klinis spesifik. Bila semua pelatihan ini dibeli dari pihak luar, biayanya sangat besar.
Manfaat menjadi lembaga terakreditasi
- Pelatihan internal dapat menghasilkan sertifikat bernilai SKP bagi staf.
- Biaya pelatihan staf lebih efisien karena diselenggarakan sendiri.
- Rumah sakit dapat membuka pelatihan bagi tenaga kesehatan dari fasilitas lain sebagai sumber pendapatan baru.
- Citra rumah sakit sebagai institusi unggulan dan pusat rujukan keilmuan semakin kuat.
- Mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit terkait pendidikan dan pelatihan staf.
Tantangan yang perlu diantisipasi
Unit diklat rumah sakit umumnya terbiasa mengelola pelatihan internal secara sederhana. Untuk terakreditasi sebagai institusi penyelenggara pelatihan, unit ini perlu diperkuat dari sisi struktur, SDM pengelola, kurikulum, dan sistem mutu. Pemisahan peran antara pelayanan dan pelatihan juga perlu diatur agar tidak saling mengganggu.
Klinik utama dan jaringan klinik dengan skala memadai juga dapat mempertimbangkan langkah serupa, terutama bila memiliki kebutuhan pelatihan rutin bagi banyak tenaga kesehatan.
Dengan persiapan yang tepat, unit diklat dapat bertransformasi dari pusat biaya menjadi pusat nilai bagi organisasi.
Butuh Pendampingan Akreditasi?
Kami siap membantu lembaga Anda mulai dari penilaian mandiri, penyusunan dokumen, penataan SDM dan kurikulum, hingga pengajuan akreditasi institusi penyelenggara pelatihan bidang kesehatan.
Hubungi kami di HP/WhatsApp: 0857-1600-0879