Persaingan tidak hanya terjadi pada produk, tetapi juga pada model bisnis. BMC adalah alat yang efektif untuk merancang inovasi model bisnis secara terstruktur.
Titik Awal Inovasi
Inovasi model bisnis dapat dimulai dari blok mana pun:
- Berbasis sumber daya: memanfaatkan aset yang ada untuk layanan baru, misalnya menyewakan fasilitas yang tidak terpakai.
- Berbasis penawaran: menciptakan proposisi nilai baru.
- Berbasis pelanggan: melayani segmen yang belum terlayani.
- Berbasis keuangan: mengubah cara memperoleh pendapatan, misalnya dari penjualan ke berlangganan.
- Berbasis beberapa titik: perubahan menyeluruh pada banyak blok sekaligus.
Teknik Pertanyaan “Bagaimana Jika”
Ajukan pertanyaan provokatif, misalnya:
- Bagaimana jika pelanggan tidak perlu datang ke lokasi kami?
- Bagaimana jika produk kami menjadi gratis dan pendapatan berasal dari pihak lain?
- Bagaimana jika kami melayani perusahaan, bukan individu?
Proses Inovasi dengan BMC
- Mobilisasi: siapkan tim dan tujuan inovasi.
- Pemahaman: riset pelanggan, tren, dan pesaing.
- Perancangan: buat beberapa kanvas alternatif.
- Implementasi: uji model terpilih dalam skala kecil.
- Pengelolaan: pantau kinerja dan sesuaikan secara berkala.
Menghadapi Tantangan Internal
Inovasi model bisnis sering bertabrakan dengan cara kerja lama. Libatkan pimpinan sejak awal, tunjukkan data pendukung, dan mulailah dengan proyek percontohan.
Penutup
Dengan BMC, inovasi tidak lagi bergantung pada ilham sesaat, tetapi menjadi proses yang dapat direncanakan, diuji, dan dikelola.