Akreditasi Rumah Sakit

Contoh Prosedur Evaluasi Monitoring Vendor

1. Evaluasi vendor dilakukan secara periodik setiap 6 (enam) bulan sekali oleh unit terkait.
2. Evaluasi dilakukan terhadap vendor adalah sebagai berikut :
2.1 Penilaian dilakukan terhadap kriteria
2.2 Mutu produk dan jasa yang diterima sesuai dengan spesifikasi, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Pihak yang
ditunjuk ataupun bukti lain.
2.3 Harga yang diajukan vendor masih sesuai dan dapat disetujui oleh management
2.4 Waktu pengiriman yang sesuai jadwal
2.5 Syarat pembayaran yang disepakati oleh Para Pihak

Contoh Prosedur Penentuan Diet Pasien

1.    Ahli gizi menerima permintaan diet pasien dari perawatan, dan dibuatkan kartu perubahan diet / pasien baru oleh perawat
2.    Ahli gizi mencatat permintaan diet kedalam Form Pemesanan Makanan, yang meliputi nama pasien, kamar, kelas dan jenis diet.
3.    Ahli gizi mengkonversikan jumlah pasien yang makan menjadi jumlah dan jenis makanan yang akan dimasak dalam jadwa produksi kepada bagian produksi makanan sesuai dengan siklus menu harian dan menu pilihan
4.    Ahli gizi menyerahkan jadwal produksi kepada bagian produksi

Contoh Prosedur Pendaftaran Pasien BPJS

1.    Verifikasi data pasien (nama pasien, tanggal, bulan dan tahun lahir pasien serta alamat pasien yang terdapat pada sistem kepada pasien dan atau keluarga).
2.    Pinjam identitas pasien dan keluarga/ penanggung jawab pasien untuk difotokopi sebagai dokumentasi arsip Rumah Sakit.
3.    Cek keaktifan kartu peserta dengan membuat Surat Eligibilitas Peserta. Jika kartu pasien masih dalam masa tunggu 45 hari karena denda, pasien akan dibuatkan surat pengantar laporan pasien masuk yang dimana tertulis.
       a.    Nama pasien,
       b.    Diagnosa pasien

Contoh Prosedur Pengurusan Surat Ijin Praktek (SIP) Dokter

1.    Departemen Legal wajib memfasilitasi pengurusan SIP untuk setiap dokter yang akan praktik dan/ atau perpanjangan izin bagi dokter yang sudah praktik di fasilitas kesehatan Rumah Sakit.
2.    Setiap Dokter akan dimintai dokumen pendukung
       a.    Asli legalisir STR yang diterbitkan KKI
       b.    Surat keterangan dari Rumah Sakit bahwa dokter terkait menjalankan praktik di Rumah Sakit tersebut.
       c.    Surat rekomendasi dari perhimpunan dokter yang berada di Subang untuk dokter spesialis atau dokter gigi spesialis.

Contoh Prosedur Pembersihan Tumpahan darah atau Cairan Tubuh pasien di lantai

⦁    Jika volume tumpahan darah/cairan tubuh diameter < sampai dengan 10 cm :
1.    Gunakan alat pelindung diri : sarung tangan
2.    Lap tumpahan darah/cairan tersebut dengan tissue kertas untuk menyerap darah/cairan tubuh yang tumpah
3.    Buang lap bekas tersebut ke dalam plastik kuning
4.    Bersihkan area tumpahan dengan sabun/deterjen menggunakan kain majun sekali pakai
5.    Lap area tersebut dengan larutan khlorin/ sodium hipoklorit dan biarkan mengering. 
6.    Lepas APD
7.    Cuci tangan

Contoh Prosedur Permintaan darah ke PMI

  1. Instalasi Rawat Inap Cek kembali formulir permintaan darah, pastikan formulir terisi lengkap (tanda tangan dokter pengirim, cap  ruangan) yang dilengkapi formulir persetujuan screening (setuju atau tidak untuk dilakukan screening)
  2. Lakukan pengambilan spesimen darah untuk pemeriksaan golongan darah, jika pasien pernah melakukan pemeriksaan menggunakan specimen yang sama, gunakan specimen yang telah ada di laboratorium. Perhatikan volume dan persyaratan apesimen (EDTA min.3 cc Expired 3 hari).

Peran Case Manager (Manajer Pelayanan Pasien) Rumah Sakit

Manajer pelayanan pasien (Case Manajer) adalah seorang coordinator, fasilitator, pemberi advokasi, dan juga educator.  Manajer pelayanan pasien (Case Manajer) diangkat oleh direktur rumah sakit dan bertanggung jawab langsung kepada bertanggung jawab langsung kepada wakil direktur pelayanan medik.  Manajer pelayanan pasien bukan professional pemberi asuhan (PPA).

Peran dan Tanggung Jawab Manager of Duty (MOD) di Rumah Sakit

Manager of Duty (MOD) bertanggung jawab kepada Direktur Rumah Sakit & Direktur Pengembangan Keperawatan & Layanan Klinis atas kinerja dan pemberian layanan Rumah Sakit setelah jam kerja sesuai dengan hasil yang disepakati termasuk target.  Manager of Duty (MOD) harus mampu menafsirkan kebijakan, membuat keputusan tepat waktu yang berdampak langsung pada perawatan pasien, memastikan komunikasi dan kolaborasi yang tepat waktu dan efektif antar departemen, dan memberikan pengawasan operasional di seluruh Rumah Sakit setelah jam kerja.  Ia

Contoh Prosedur Penanganan Code Blue Rumah Sakit

1.Petugas pertama yang menemukan penderita yang pingsan, langsung menilai keadaan lingkungan sekitar apakah aman untuk sipenderita maupun untuk sipenolong (Danger)

2.Cek kesadaran si penderita dengan memanggil   nama / panggilan ( Bapak, Ibu, dll )dan menggoyangkan bahu sambil menekan otot trapezius

3.Jika penderita tidak ada respon, segera minta bantuan kepada orang lain dengan berteriak “arrest” dan/atau menekan bell emergency - bila memungkinkan

Pages